Mengetahui estimasi biaya sertifikasi halal jalur Reguler adalah langkah awal penting bagi perusahaan skala menengah dan besar dalam mengalokasikan anggaran kepatuhan hukum (legal compliance cost). Berbeda dengan jalur self-declare yang difasilitasi pemerintah secara gratis untuk usaha kecil, jalur Reguler membutuhkan pembayaran mandiri dari pelaku usaha.
BPJPH telah mengeluarkan rincian tarif resmi untuk pendaftaran sertifikat halal mandiri, namun total biaya rill di lapangan juga dipengaruhi oleh tarif audit LPH serta kesiapan sistem dokumentasi Anda.
—
Rincian Tarif PNBP Resmi Sertifikasi Halal BPJPH
Berdasarkan keputusan resmi Kementerian Keuangan mengenai tarif layanan BLU BPJPH, berikut komponen biaya dasar pendaftaran (belum termasuk biaya audit LPH):
1. Biaya Permohonan Sertifikat Halal (per sertifikat):
- Usaha Mikro dan Kecil (Reguler): Rp300.000,-
- Usaha Menengah: Rp900.000,-
- Usaha Besar dan/atau Luar Negeri: Rp12.500.000,-
2. Biaya Pemeriksaan Kehalalan oleh LPH:
Biaya pemeriksaan kehalalan ditentukan oleh jenis industri dan tingkat kompleksitas produk yang diperiksa. Biaya ini berkisar dari Rp350.000,- hingga Rp5.000.000,- untuk industri besar, yang dibayarkan langsung ke rekening LPH yang dipilih.
3. Biaya Transportasi dan Akomodasi Auditor:
Komponen biaya ini bersifat dinamis (di luar tarif resmi BPJPH). Pelaku usaha wajib menyediakan tiket perjalanan, penginapan (jika luar kota), dan makan harian bagi auditor LPH selama melakukan proses audit fisik di pabrik/dapur usaha.
—
Cara Menekan Biaya Sertifikasi Halal Reguler
Perusahaan dapat meminimalkan pembengkakan biaya sertifikasi dengan menerapkan langkah strategis berikut:
- Memilih LPH Regional: Memilih kantor LPH terdekat dari lokasi pabrik untuk mengurangi biaya tiket pesawat dan penginapan auditor.
- Menyiapkan SJPH dengan Rapi: Dokumen yang berantakan memicu audit ulang yang berarti Anda harus membayar kembali biaya harian auditor. Konsultasi pra-audit sangat dianjurkan untuk efisiensi ini.
—
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah tarif pendaftaran sertifikat halal dibayarkan setiap tahun?
Tidak. Sejak berlakunya regulasi terbaru, sertifikat halal BPJPH kini berlaku seumur hidup (selamanya), kecuali ada perubahan bahan baku atau proses produksi pada produk terkait.
Apakah biaya sertifikasi halal sudah termasuk pengujian laboratorium?
Biaya standar LPH belum mencakup uji laboratorium. Jika produk Anda memerlukan uji lab tambahan (seperti uji DNA babi untuk produk daging), biaya laboratorium tersebut dibebankan terpisah.
—
Siap Menjalankan Sertifikasi Halal untuk Bisnis Anda?
Jangan biarkan ketidakpastian regulasi dan proses administrasi yang rumit menghambat pertumbuhan bisnis Anda. Mempersiapkan sertifikasi halal lebih awal akan menyelamatkan bisnis Anda dari sanksi administratif dan meningkatkan kepercayaan konsumen secara signifikan.
Hubungi tim ahli kami di Halal Fun Consulting sekarang juga untuk berkonsultasi secara gratis mengenai kebutuhan sertifikasi halal bisnis Anda.