Cara Mengikuti Pelatihan Penyelia Halal Resmi Berstandar BNSP

PT. Halal Fun Consulting

Bagi perusahaan berskala menengah dan besar, menunjuk seorang Penyelia Halal tidak cukup hanya dengan surat keputusan internal. Regulasi mensyaratkan bahwa penyelia halal untuk jalur reguler wajib memiliki sertifikat kompetensi resmi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Mendapatkan sertifikasi kompetensi BNSP membutuhkan persiapan yang matang melalui program pelatihan resmi. Pelatihan ini membekali calon penyelia dengan pemahaman regulasi, sains halal, dan audit SJPH.

Tahapan Memperoleh Sertifikat Kompetensi Penyelia Halal

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilalui untuk menjadi penyelia halal tersertifikasi BNSP:

1. Mengikuti Pelatihan Penyelia Halal (Training Course)

Calon peserta wajib mendaftar di lembaga pelatihan halal resmi yang bermitra dengan Kementerian Agama dan BNSP. Pelatihan ini biasanya berlangsung selama 2-3 hari, mencakup pemahaman skema sertifikasi BNSP, kriteria SJPH, penanganan bahan kritis, hingga simulasi audit internal.

2. Penyusunan Portofolio Dokumen SJPH

Sebagai syarat kelayakan mengikuti ujian, peserta wajib menyusun dokumen portofolio berupa draf manual SJPH, bukti penerapan sanitasi dapur/pabrik, daftar bahan halal, serta draf program sosialisasi halal di tempat kerja.

3. Ujian Sertifikasi (Asesmen Kompetensi)

Asesmen dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terakreditasi BNSP. Ujian terdiri dari wawancara langsung dengan asesor BNSP, ujian tertulis mengenai regulasi halal Indonesia, serta praktik verifikasi kesesuaian dokumen jaminan halal.

Keuntungan Pelatihan Penyelia Halal bagi Karyawan dan Perusahaan

  • Bagi Perusahaan: Memenuhi kewajiban regulasi BPJPH secara hukum untuk kelancaran pendaftaran sertifikasi halal di SiHalal.
  • Bagi Profesional/Karyawan: Meningkatkan nilai jual profil profesional di industri pangan (karir QC/QA) karena kebutuhan akan penyelia halal kompeten sangat tinggi di seluruh Indonesia saat ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah sertifikat pelatihan dan sertifikat BNSP itu berbeda?

Ya, sertifikat pelatihan diterbitkan oleh lembaga penyelenggara training setelah peserta menyelesaikan materi kelas. Sedangkan Sertifikat Kompetensi BNSP (logo Garuda emas) diterbitkan oleh negara melalui LSP setelah peserta dinyatakan lulus ujian kompetensi.

Berapa lama masa berlaku sertifikat kompetensi BNSP Penyelia Halal?

Sertifikat kompetensi BNSP untuk Penyelia Halal umumnya berlaku selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang kembali melalui proses sertifikasi ulang sebelum masa berlaku habis.

Siap Menjalankan Sertifikasi Halal untuk Bisnis Anda?

Jangan biarkan ketidakpastian regulasi dan proses administrasi yang rumit menghambat pertumbuhan bisnis Anda. Mempersiapkan sertifikasi halal lebih awal akan menyelamatkan bisnis Anda dari sanksi administratif dan meningkatkan kepercayaan konsumen secara signifikan.

Hubungi tim ahli kami di Halal Fun Consulting sekarang juga untuk berkonsultasi secara gratis mengenai kebutuhan sertifikasi halal bisnis Anda.

💬 Hubungi Konsultan Halal Fun via WhatsApp Sekarang

Jangan ragu, hubungi kami sekarang juga !

Kami telah memiliki pengalaman dalam membantu perusahaan dan UMKM Indonesia untuk mendapatkan sertifikat Halal Indonesia

Konsultasi Sekarang Panah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *